Sebuah Ucapan Selamat Untuk Dea
Jumat barokah. Hari ini adalah salah satu hari yang paling dinanti oleh Dea, pasalnya pengumuman seleksi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang seharusnya jatuh pada tanggal 18 Desember kemarin diundur menjadi hari ini. Sebenarnya sejak semalam saya yang gelisah. Di tengah menahan rasa pusing di kepala karena bantal tidak cukup empuk menahan benjolan kepala akibat jatuh pas futsal, terngiang-ngiang juga bagaiamana hasil seleksi Dea hari ini. Tambah pusing dan tidak bisa tidur. Sebenarnya saya adalah orang yang paling tidak siap mendengar hasil buruk dari seleksi ini. Apa sebab? Sebab saya sedikit banyak tahu dan mengikuti ‘percintaan’ antara Dea dan beasiswa LPDP. Sekitar pertengahan 2016, kalau saya tidak salah ingat Dea pergi mengunjungi acara yang dihelat LPDP di salah satu kampus di Jogja. Dea bolak-balik Jogja dengan Prameks, untel-untelan . Dua hari setelah itu saya datang ke Solo untuk suatu urusan. Jika berkujung ke Solo biasan...