Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Andaikan Mak'e (Ibu) Bisa Menjawab

u: Mak'e, apa kabar? m: Alhamdulillah disini senang ndong (panggilan sayang dari ibu), Mak'e sehat dan tambah ayu (cantik) lagi seperti masih perawan. u: ealah mak, aku nggak bisa membayangkan betapa cantiknya. janda saja bapak kepencut. apalagi sekarang cantiknya kembali ke perawan. hahaha m: halah halah kamu ini. dari dulu nggak berubah, sukanya ngeledek ibu sama bapak. kamu muji-muji mak'e mesti ada maunya. ya kan? u: hmm mak'e ini belum apa-apa sudah suudzon aja. m: halah mak'e sudah hapal kelakuanmu ndong. mesti ngerayu ngerayu dulu sebelum minta sesuatu. ngomong aja ngomong. u: hehehe. beneran ni mak aku langsung ngomong? nggak perlu ngrayu ngrayu lagi? m: wes katakan saja. mau minta duit berapa? u: umar nggak minta duit mak. duit umar sudah banyak. haha m: lha terus minta apa? bojo? sebenarnya lanang apa bukan kamu ini? masa bojo minta dicarikan. u: bukan mak bukan. aku sudah punya calon sendiri untuk urusan bojo. m: orang mana? jangan...

Catatan Saja

Tidak ada tugas dalam beberapa bulan, lumayan memebuat aku stress. Selain berkurangnya pendapatan, mengistirahatkan otak terlalu lama malah membuat otak semakin banyak berpikir yang tidak tentu arah, istilah sekarangnya overthinking. Di Palangka Raya, harum manis 12 no.10 biasanya saya tidak bisa tidur. Memandang langit-langit kamar yang menghalangi langit berbintang. Memandang tembok yang mempersempit pikiran. Menscroll timeline yang bagaikan berlari dalam thread mill. Tidak bisa dipungkiri, aku cemas. Tidak bisa mengelak, aku khawatir. Tapi aku sendiri tidak bisa mendefinisikan satu-satu apa yang aku khawatirkan. Semuanya berkelindan mempunyai sebab akibat, seakan sulit sekali diurai. Hari sabtu kemarin akhirnya aku mengajukan cuti. Cutiku disetujui langsung. Aku senang, mungkin ini caraku untuk menenangkan diri, pulang. Tiket sudah di tangan, surat cuti tinggal diproses, teman dan keluarga sudah ku kabari bahwa aku akan pulang. Aku tenang sampai tiba-tiba tadi setelah salat ashar, s...

Saya yang Penakut dan Pemalu

Siang ini harusnya saya tidak makan siang karena diet, tetapi karena ajakan kawan makan bakso, niat saya hanya jadi niat saja. Selain saya tidak enak kalau menolak ajakan teman, saya juga sulit menolak ajakan makan bakso, akibatnya diet saya mulai besok pagi. Saya tancap gas menuju Jalan Diponegoro Palangkaraya, putar balik di perempatan Pillow, pas di kiri jalan ada plang “Bakso Budi”. Saya dan kawan memesan mi ayam bakso dan es teh. Sembari menunggu makanan siap saya mengambil krupuk rambak untuk saya kremusi . Saat saya makan saya melihat bocah kecil perempuan berpakaian SD hendak membayar. Entah kenapa pikiran saya langsung melayang ke masa kecil saat saya dan bapak sedang menunggu ibu belanja di pasar. Saya dan bapak menunggu di depan toko kaset bajakan pintu utama pasar Comal. Saat itu bulan puasa, sudah mendekati lebaran. Rencananya setelah ibu selesai belanja kami akan mampir ke toko “Guci Indah” untuk membeli   baju lebaran saya. Tidak seperti biasanya hari ...